Olahan Kulit Singkong Mujarab Redam Ledakan Elpiji

Label:

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Di tengah ketakutan masyarakat atas banyaknya ledakan tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram (kg), ilmuwan kelahiran Surabaya yang kini menjadi pengusaha, Randall Hartoyo Laksono, berhasil menciptakan formula pemadam ledakan elpiji.

Cairan yang mampu meredam api dalam hitungan detik itu dihasilkan dari formulasi kulit singkong, sehingga ramah lingkungan. Temuan itu tak akan dikomersialkan, namun dihibahkan ke pemerintah untuk diproduksi massal sebagai pelengkap (aksesori) tabung elpiji.

Direktur PT Sanindo Perkasa Abadi (SPA) Winardi Nyoto mengatakan, selama ini belum ada solusi ketika terjadi kebakaran atau ledakan akibat tabung gas elpiji. “Oleh karena itu kita tergerak memberikan formula ini ke pemerintah. Ini agar masyarakat kita lebih merasa aman dan nyaman dalam menggunakan elpiji atau apa saja yang berhubungan dengan benda yang rentan terhadap ledakan atau kebakaran,” kata Winardi, Senin (2/8/2010).

Formula itu berupa zat olahan dari kulit singkong yang telah diubah menjadi cairan tanpa bau dan tanpa warna. Selanjutnya, cairan itu bisa mematikan api yang membara. Bahkan mampu mengubah bahan kayu, kertas, tekstil, dan kulit jati menjadi tahan api meski bersuhu 3.000 derajat celcius sekalipun.

SPA merupakan produsen inovasi zat kimia yang memanfaatkan formula temuan Randall Hart, sapaan akrab Randall Hartoyo, yang kini banyak menghabiskan waktu di Amerika Serikat (AS). Ada puluhan jenis produk yang telah dihasilkan pabrikan yang berlokasi di Sidoarjo itu. Dan saat ini Randall masih menyimpan sekitar 34 formula baru, salah satunya akan diwujudkan dalam bentuk aksesori elpiji tersebut.

“Cairan ini dihasilkan melalui riset selama sepuluh tahun dengan biaya Rp 10 miliar. Meski demikian, kita tak memikirkan biaya itu. Yang penting formula ini bisa memberi manfaat bagi masyarakat,” ungkap Winardi.

Dalam bentuk produk peredam kebakaran, zat yang bermerek Hartindo AF11E itu baru-baru ini bahkan telah digunakan sebagai pelapis baju seragam tentara AS. Selain di Sidoarjo, pabrikannya telah berdiri di London, Kanada, Prancis, Arab Saudi, Abu Dhabi, dan Malaysia, sehingga sertifikasi internasional telah diterima produknya.

Terkait produk aksesori elpiji, cara kerjanya sederhana. Zat cair itu dikemas dalam boks yang dikaitkan/dipasangkan di atas regulator tabung elpiji dengan ukuran 300-500 gram per unit. Begitu ada kobaran api atau ledakan, boks ini bekerja dan dalam hitungan detik langsung meredam api. Produk ini tak ada masa kedaluwarsa, sehingga bisa digunakan sepanjang masa dan tak perlu diisi ulang.

Di sisi lain, begitu mendengar ada warganya berhasil meramu formula tersebut, Gubernur Jatim Soekarwo langsung merespons, bahkan memperjuangkan untuk diajukan ke Presiden SBY.

“Karena produk untuk peredam ledakan elpiji ini belum ada namanya, rencananya 7 Agustus nanti Pak Gubernur yang akan memberi nama sekaligus dikenalkan ke publik,” kata Winardi.

Soal harga, dia menyerahkan sepenuhnya ke pemerintah. Namun, jika nanti diproduksi massal, setelah dikalkulasi dengan biaya produksi, kisaran harganya Rp 100 ribu-an per unit.

Editor : olan_gultom


Sumber: http://www.tribunnews.com/

0 komentar:

Posting Komentar

 
BLOG HADI © 2010 | Designed by Blogger Hacks | Blogger Template by ColorizeTemplates